Antisipasi PMK di Peternakan Sapi Kampung Akhlak Dusun Windusajan, Peternak Kompak Terapkan Biosecurity
MAGELANG – Ancaman wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak masih menjadi momok yang harus diwaspadai oleh setiap peternak di Indonesia. Menyadari besarnya risiko tersebut, kelompok peternak Program Kampung Akhlak di Dusun Windusajan, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, mengambil langkah cepat dan antisipatif sejak awal program berjalan.
Keempat anggota kelompok peternak yang mengelola 5 ekor sapi telah mengimplementasikan serangkaian tindakan preventif guna menangkal penularan PMK dan penyakit menular lainnya di area kandang. Langkah ini dilakukan untuk memastikan investasi sosial melalui program penggemukan sapi ini dapat berjalan dengan aman dan lancar tanpa gangguan medis.
Pemberian Vitamin dan Pembatasan Akses Kandang
Langkah pencegahan pertama yang dilakukan adalah penguatan imunitas tubuh sapi dari dalam. Tim peternak secara rutin melakukan pemberian asupan vitamin tambahan agar daya tahan tubuh ke-5 ekor sapi tetap prima dalam menghadapi perubahan cuaca atau potensi paparan virus.
Selain perlindungan dari dalam, kelompok ternak Dusun Windusajan juga menerapkan sistem biosecurity secara disiplin. Hal ini diwujudkan melalui pembatasan akses masuk yang ketat ke dalam area kandang.
Aturan tegas diberlakukan di mana tidak sembarang orang diperbolehkan masuk atau berlalu-lalang di sekitar lingkungan kandang. Pembatasan ini sangat krusial guna memutus mata rantai potensi penyebaran bakteri atau virus yang mungkin terbawa oleh alas kaki maupun pakaian manusia dari luar.
Inovasi Pengasapan untuk Mengusir Serangga
Kenyamanan ternak menjadi salah satu indikator penting dalam menjaga sapi agar tidak stres, yang mana stres dapat memicu penurunan daya tahan tubuh. Untuk mengatasi gangguan lalat dan serangga pembawa penyakit, para peternak berinisiatif melakukan metode pengasapan.
Hampir setiap hari, peternak melakukan pengasapan menggunakan asap yang berasal dari bakaran sisa rumput bekas pakan di sekitar area kandang. Metode tradisional ini terbukti ampuh untuk mengusir lalat yang kerap hinggap dan mengganggu sapi.
Ditambah dengan kedisiplinan membersihkan kandang dan sapi minimal dua kali sehari, lingkungan peternakan Kampung Akhlak sukses menjadi area yang higienis, aman, dan nyaman bagi pertumbuhan sapi.